3 Minggu Polres Wonosobo Cipta Kondisi, Pilkades di Kalikajar Aman

Pelaksanaan pilkades serentak tahun 2018 Kabupaten Wonosobo berlangsung aman dan tertib. Ribuan pemilih dari 166 desa telah menggunakan hak pilihnya di tiap-tiap TPS pada Rabu (12/12) pagi. Ratusan personel gabungan dari Kodim 0707 maupun Polres Wonosobo dibantu Linmas yang ada di desa bahu-membahu melaksanakan pengamanan di setiap lokasi TPS.
Terpantau di wilayah Kecamatan Kalikajar saja, ada 14¬† desa yang melaksanakan pilkades¬† dari total 18 desa yang ada. Kapolres Wonosobo melalui Kapolsek Kalikajar Iptu Budi Rustanto yang ditemui di kantornya pada Rabu siang mengungkapkan, lebih dari 2/3 anggotanya disebar le desa-desa yang melaksanakan Pilkades. “Kami juga dibantu dari Koramil Kalikajar serta jajaran linmas yang ada di desa, sehingga kami optimis, pelaksanaan pilkades di wilayah Kecamatan Kalikajar pada tahun ini berjalan dengan aman,” katanya.
“Hal ini juga tidak lepas dari upaya cipta kondisi yang telah dilakukan selama lebih kurang tiga minggu sebelum hari-H. Sebagai bentuk terobosan kreatif, Polsek Kalikajar menggandeng Koramil dan Kecamatan Kalikajar untuk setiap hari melakukan kunjungan ke desa,” ungkap Iptu Budi. Bentuknya adalah, tambah Kapolsek Kalikajar, saat siang hari, tim gabungan mendatangi panitia Pilkades secara bergilir di tiap desa. “Disitu kami memberikan himbauan maupun pesan kamtibmas kepada para panitia demi pelaksanaan pilkades yang aman,” terangnya.
Belum berhenti sampai disitu, pada malam harinya, tim kembali melaksanakan kunjungan lagi. “Kali ini kepada seluruh calon kades. Dalam satu kali kesempatan kunjungan, kami mendatangi seluruh calon Kades di deaa tersebut untuk memberikan himbauan dan ajakan penciptaan situasi kamtibmas sekaligus pendataan tim sukses,” terangnya.
Disinggung mengenai desa yang rawan di wilayah kecamatan Kalikajar sendiri, Kapolsek mengungkan hanya ada 2 desa dalam kategori tersebut. “Yaitu Desa Wonosari dan Kedalon. Hal ini disebabkan karena di masing-masing desa ada 2 calon yang merupakan mantan kades. Fakta sejarahnya, di kedua desa ini, para calon ini sering berhadapan dalam even pemilihan semacam ini. Namun kami optimis, kedua desa ini tetap aman berkat upaya yang telah kita lakukan,” pungkas Kapolsek
Upaya yang dilakukan Polsek bersama koramil dan kecamatan Kalikajar ini mendapat apresiasi dari para panitia, perangkat desa maupun calon kades. Salah satunya diungkapkan Plt. Kades Butuh, Nurrohmat yang sangat merasakan dampak dari kegiatan tersebut. “Sebagai desa dengan jumlah DPT terbanyak di Kalikajar yaitu 5235 pemilih, dengan 3 orang calon, kami tentunya sangat senang dengan adanya kegiatan itu (kunjungan dari Polsek). Sehingga dapat disaksikan sendiri, meskipun antrian sempat mengular panjang, namum semuanya berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya. “Semoga dengan proses pilkades ini yang aman dan lancar, kedepannya desa kami lebih meningkat lagi kesejahteraannya dibawah pimpinan kades terpilih,” pungkas pria yang kerap disapa Inung ini.