ANAK TK YANG LUGU, MULAI MENGERTI POLISI

Tribratanewswonosobo.com-Kaget bercampur heran  petugas piket SPKT Polsek Kepil dibuat tak berkutik.  Enam rombongan mobil open cup cyclon berisi anak-anak berseragam TK berduyun-duyun turun dihalaman Polsek Kepil  Sabtu, 24/9/2016.

260 anak didampingi 18 guru/pembinanya tiba-tiba menyerbu ke dalam kantor Polsek Kepil. Tanpa rasa takut dan malu, anak-anak dengan penuh ceria menyapa , ” Assalamualaikum Pak Polisi !! “. Sapaan hangat dari anak-anak ini memecah suasana menjadi cair.  Secercah senyuman tersungging dari petugas Polsek Kepil.

Ada enam TK yakni dari TK Aisyiah  Desa Jangkrikan, TK Aisyiah Desa Teges Wetan, TK Aisyiah Desa Burat, TK Aisyiah Desa Bener dan TK Aisyiah Desa Kapulogo yang sengaja datang ke Polsek Kepil tanpa memberitahu terlebih dahulu. Dimaksudkan agar anak-anak tidak takut pada Polisi dan Polisi melayani anak-anak dengan apa adanya tanpa dipersiapkan dahulu. Dari Polsek Kepil dilayani oleh Aiptu Sulistyo, Aipda Kusni, Bripka Gigih Setyaji dan Brigadir Aji Nugroho.

Kemudian anak-anak diajak menyanyi bersama serta diberi penjelasan tentang tugas-tugas Polisi. Anak-anak tidak perlu takut dengan Polisi, orang yang takut dengan Polisi adalah orang yang jahat dan nakal, orang yang jahat maka harus dipenjara, maukah anak-anak semua dipenjara ?  Maka dari itu anak-anak tidak boleh nakal dan jahat. Demikian penjelasan Aiptu Sulistyo dihadapan anak-anak yang lugu agar mulai mengerti tentang Polisi.  Maukah melihat sel penjara orang yang jahat ?  Mari kita lihat bersama-sama,” Ajak Sulistyo .

Ternyata anak-anak begitu senang, sesuai dengan dunianya adalah senang dan bermain.  Sambil bermain dengan rasa senang , diberi penjelasan tentang akibat jika jahat, nakal, tidak berbakti pada orang tua, tidak mengaji, dan tidak sekolah. ( Lis )

WhatsApp Image 2016-09-25 at 10.26.48 WhatsApp Image 2016-09-25 at 10.26.51 (1) WhatsApp Image 2016-09-25 at 10.26.51 WhatsApp Image 2016-09-25 at 10.26.52

3 Trackbacks & Pingbacks

  1. binaural
  2. Bdsm chat
  3. YouJizz

Comments are closed.