Bacok Tetangga, Orang Gila Diamankan Polisi

Polisi Amankan Orang Gila yang membacok Tetengga Polisi Amankan Orang Gila yang membacok Tetengga

Saeful, 56 th, warga Kp. Madusari Desa Maduretno Kalikajar akhirnya berhasil diamankan oleh polisi setelah membacok tetangganya sendiri menggunakan parang. Polisi harus menggunakan tameng dalmas untuk mengamankan pelaku yang diketahui mengidap gangguan jiwa ini. Berdasarkan kesepakatan keluarga, warga sekitar dan perangkat desa, Saeful kemudian dibawa ke RSJ Magelang. Sementara korban, Bambang (61 th)  masih harus menjalani perawatan karena luka sabetan parang di bagian kepala.

Kapolsek Kalikajar Iptu Budi Rustanto mengungkapkan, kronologi kejadian tersebut berawal pada Senin (¼) sore. “Sekira pukul 17.00 Wib, dengan membawa parang pelaku menghampiri korban yang sedang memperbaiki mobil di samping rumah pelaku. Pelaku sempat mengancam sambil mengacungkan parangnya. Saat korban turun dari mobil itulah tiba-tiba pelaku menyabetkan parang ke kepala korban,” kata Kapolsek.

Setelah melukai korban, pelaku kemudian lari dan masuk kedalam rumahnya, sementara korban langsung dibawa tetangga sekitarnya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. “Korban mengalami luka di bagian kepala sebelah kiri diatas telinga. Kondisinya saat ini sudah stabil,” ujar Kapolsek.

Polisi yang datang tidak lama kemudian sempat kesulitan mengamankan pelaku. Pelaku masuk kedalam rumah dan mengunci pintu dari dalam. Sementara, parang yang digunakan melukai korban masih dibawa. Tidak kehabisan akal, Aparat Polsek Kalikajar kemudian meminta bantuan dari Unit Dalmas Satsabhara Polres Wonosobo. Dengan menggunakan tameng Dalmas, polisi menerobos masuk dan berhasil mengamankan pelaku.

“Pukul 19.00 Wib kami berhasil mengamankan pelaku. Berdasarkan kesepakatan keluarga dengan warga sekitar dan perangkat desa, pelaku kemudian dibawa ke RSJ Magelang dengan pengawalan dari Polsek Kalikajar setta Satpol PP Wonosobo,” pungkas Kapolsek.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari warga sekitar, pelaku diketahui mengidap gangguan jiwa lebih dari 10 tahun. “Dugaannya depresi karena masalah rumah tangga. Selama ini, Saeful tinggal sendiri di lantai 2 rumahnya,” kata salah seorang tetangga, Imam. “Saeful memang beberapa kali membuat ulah, terakhir sekitar 3 bulan lalu dia juga memukul dan melempari kerikil pengunjung bengkel yang ada di seberang rumahnya,” ujarnya.