Balon Udara Bisa Menjadi Pembantai Nyawa

tribratanewswonosobo.com – Bermain balon udara terkadang menjadi kesenangan sebagaian masyarakat. Dengan uang patungan, mereka membuat balon udara yang biasanya untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri.  Tapi mereka tak sadar, bahwa kesenangan itu malah bisa membuat orang kehilangan nyawa. Apalagi juga telah diatur dalam Undang-undang No. 1 tahun 2009, yang berisi juga ancaman pidana penjara  selama 2 tahun dan denda 500 juta. Sehingga atas kesenangan sebagaian masyarakat tersebut, Pemda Wonosobo juga mengadakan pesta balon yang akhirnya pada tahun 2015 lalu dibatalkan mengingat telah melanggar undang-undang nomor 1 tahun 2009.

Kelihatannya sangat sepele hanya bermain balon udara,  tapi akibatnya bisa menjadi pembantai nyawa banyak orang, karena bisa menjadi penyebab kecelakaan pesawat terbang yang berisi puluhan bahkan ratusan penumpang. Belum kerugian materiil yang tak ternilai. Hal inilah , sehingga Undang-undang dibuat. Demikian yang disampaikan Aiptu Sulistyo dalam acara halal bil halal warga Rejosari  Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo, Senin 11/07/2016 di Balai Desa Rejosari Kepil Wonosobo.

Kapolsek Kepil AKP Surakhman ketika dimintai konfirmasi tribratanewswonosobo.com menyatakan, langkah Polsek Kepil terhadap penerbangan balon udara adalah menginfentarisir kampung-kampung yang senang membuat balon udara kemudian melakukan pendekatan untuk menghentikan kegiatannya . Diperoleh keterangan , diwilayah Polsek Kepil tidak ditemukan kampung-kampung yang senang mengudarakan balon udara. Tetapi untuk mengantisipasi, Polsek Kepil tetap melakukan pembinaan pelarangan penerbangan balon udara. (Lis)

 

4 Trackbacks & Pingbacks

  1. GVK Bioscience
  2. Event Management Company in Hyderabad
  3. Bdsm dungeon
  4. You Jizz

Comments are closed.