Banyak Wisatawan Ke Dieng Tersesat Gara-gara GPS, Polres Wonosobo : Gunakan Saja Jalur Utama

Polres Wonosobo – Kejadian mobil wisatawan tujuan Dieng yang salah jalur karena mengikuti aplikasi peta di ponsel ternyata tidak hanya sekali terjadi. Jelang libur tahun baru ini, sudah belasan kendaraan yang nyasar karena menggunakan aplikasi tersebut saat hendak ke Dieng Wonosobo. Hal ini disebabkan karena pada aplikasi peta tersebut, di titik tanjakan 15 persen, masih tertera tanda larangan lewat.

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras, S.I.K. melalui Kapolsek Kejajar AKP Sukirman, S.H. menuturkan, untuk akhir pekan ini, Minggu (31/12) pihaknya telah menerima belasan laporan wisatawan luar kota yang tersesat saat akan ke Dieng. “Mereka rata-rata menggunakan aplikasi GPS maupun google maps. Jalur yang mereka lewati yaitu melalui wilayah Watumalang dan Garung yang mana bukan merupakan jalur utama,” katanya.

“Memang benar jalur tersebut diproyeksikan sebagai alternatif menuju Dieng, namun hingga saat ini akses jalan ke Dieng melalui jalur tersebut masih sangat sulit. Sebagai contoh untuk jalur yang lewat Garung, Mlandi, Sirangkel kemudian Dieng, masih banyak tanjakan terjal dan medan jalan sulit. Hanya kendaraan berpenggerak 4 roda yang mampu lewat,” jelas AKP Sukirman.

Mengenai tanda larangan lewat di titik tanjakan 15 persen yang tertera di peta, Kapolsek Kejajar mengungkapkan hal tersebut dimungkinkan karena keterlambatan update dari penyedia layanan peta tersebut. “Memang benar pada awal bulan kemarin di titik tersebut sempat ditutup total selama 2 minggu. Namun sekarang sudah dibuka kembali,” ujarnya.

“Untuk jalur utama Wonosobo Dieng sendiri, sampai saat ini masih ramai lancar. Ada beberapa titik kepadatan, namun masih mampu kami urai sehingga tidak akan terjadi kemacetan panjang,” kata AKP Sukirman. “Oleh karena itu, kami menghimbau kepada wisatawan yang hendak menuju Dieng agar tidak terpengaruh aplikasi peta di ponsel. Lewat jalur utama saja,” pungkasnya.

Sementara itu, rencana pembangunan jalan Rake Panangkaran untuk membuka jalur alternatif wisata menuju Dieng, dijelaskan Kepala DPU Widi Purwanto bakal masuk anggaran Dana Alokasi Khusus Tahun 2018 mendatang sebesar 18 Milyar Rupiah. “Akan segera dibangun, namun untuk sementara belum bisa dijadikan alternatif utama,” katanya.

9 Trackbacks & Pingbacks

  1. vagragenericaar.org
  2. buy ciprofloxacin
  3. generic cialis without doctor's prescription
  4. female viagra pills
  5. generic sildenafil
  6. men's ed pills
  7. best ed pills non prescription
  8. best otc ed pills
  9. cialis for sale

Comments are closed.