BERMAIN JUDI REMI SAMGONG DI TANGKAP POLISI

BERMAIN JUDI REMI SAMGONG DI TANGKAP POLISI BERMAIN JUDI REMI SAMGONG DI TANGKAP POLISI

Pada hari Sabtu tanggal 11 Juli 2015, telah tertangkap tangan empat orang pemuda yang tengah asik bermain judi kartu jenis Samgong di sebuah kamar kos di sekitaran Dsn. Puntuk Sari turut  kelurahan Wonosoo Barat, Kec./ Kab. Wonosobo. Saat dilakukan penangkapan para tersangka Berdalih menunggu pagi datang untuk berjualan Boneka di sekitaran BRI Komplek Ruko, Sukirno pria berusia 33th ini mencoba peruntungan lain dengan ikut bermain judi kartu jenis Samgong. Atas pengkuan nya, Sukirno sudah bermain sekitar 13 kali putaran dengan bermodalkan uang sebesar Rp. 100.000,- namun sayang keberuntungan belum berpihak kepada Sukirno, belum kembali uang modal yang telah ia keluarkan Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Wonosobo yang di perintah oleh Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, S.H,. SIK,. M.Hum untuk memberantas segala bentuk perjudian di wilayah hukum Polres Wonosobo. Atas perintah tersebut Unit Opsnal Polres Wonosobo yang mendapatka informasi adanya perjudian langsung bertindak mengecek lokasi tempat perjudian. Setelah anggota yang melaksanakan pengecekan infrmasi melaporkan kebenaran informasi, AKP SUHARJONO, S.H. Memerintahkan Unit OPsnal untuk menyergap perjudian tersebut.  Saat dilakukan penangkapan turut diamankan 1 (satu) set kartu remi yang digunakan dalam permainan Samgong, Uang tunai sebesar Rp. 90.000,- dan 1 (satu) lembar tikar berwarna merah yang menjadi alas untuk bermain judi tersebut. Hingga kini Sukirno, Cs masih berada di Rumah Tahanan Polres Wonosobo untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya.

Setelah Sukirno Cs dibawa ke Mapolres Wonosobo untuk dilakukan pendataan dan dibuatkan berita acara pemeriksaan didapat data dari ke empat tersangka tersebut adalah Sukirno (32th) Warga Selomerto Kab. Wonosobo, Achmad Fakih (25th) warga Bumiroso Watumalang Kab. Wonosobo, Arif Safi’i (33th) warga Pasurenan Batur, Kab. Banjarnegara, dan Romadhon (25th) warga Mlipak Kec. / Kab.Wonosobo. Dari keterangan para tersangka mereka bermain judi jenis samgong dengan menggunakan satu set kartu remi dan menggunakan Satu lembar Karpet warna merah yang di gunakan sebagai alas untuk duduk pada saat bermain judi. Perjudian jenis  Sam gong tersebut mereka lakukan dengan cara satu set kartu remi dikocok oleh salah satu pelaku  kemudian kartu tersebut di bagikan kepada para pelaku masing masing mendapat 3 (tiga) lembar kartu kemudian kartu tersebut di lihat apabila jumlah bilangan ketiga kartu tersebut belum mencapai 30 (Tiga puluh) pemain di perbolehkan untuk mengambil kartu lagi yang ada di tumpukan. Setelah mengambil kartu dan di rasa jumlahnya sudah tinggi maka kartu tersebut di adu siapa yang jumlah kartunya paling tinggi maksimal jumlah kartu 30 ( tiga puluh) apabila jumlahnya melebihi 30 di anggap terbakar atau sudah mati. Kemudian dalam permainnan ada dua pemain atau lebih yang jumlah bilangan tertingginya sama maka permainan tersebut akan di ulang lagi untuk mencari angka yang paling tinggi. Setelah satu putaran permainan judi sam gong tersebut di ketahui pemenang nya  para pemain yang kalah membayar uang taruhan sebesar Rp 5000 ( lima ribu rupiah) kepada pemenangnya, kemudian permainan di mulai lagi dan saat itu yang menjadi pemenang sebagai pengocok dan membagi  kartu.Atas perbuatan tersebut keempat pelaku perjudian tersebut di jerat dengan pasal 303 KUH Pidana atau 303 Bis KUH Pidana dengna ancaman pidana hukuman penjara maksimal 4 tahun.

Atas kejadian ini, AKBP Azis Andriansyah, S.H,. SIK,. M.Hum. menghimbau kepada warga masyarakat wilayah hukum Polres Wonosobo untuk membantu memberantas kegiatan perjudian dalam bentuk apapun dan melaporkan segala informasi tentang segala bentuk kegiatan perjudian ke kantor kepolisian terdekat

1 Trackbacks & Pingbacks

  1. pendaftaran sman 1 banjarbaru

Comments are closed.