EDARKAN SABU, SOPIR BAJAJ DITANGKAP SATRESNARKOBA POLRES WONOSOBO

Paket Sabu yang diamankan Satresnarkoba dari pelaku Paket Sabu yang diamankan Satresnarkoba dari pelaku

Petugas Satresnarkoba Polres Wonosobo menangkap 3 orang warga wonosobo karena mengedarkan narkoba jenis sabu. Ketiganya adalah PR (41 Th) dan DS (27) warga Sendangsari Kecamatan Garung serta MR (31 th) warga Dieng Kejajar ditangkap di tempat yang berbeda pada selasa (2/2) malam dan rabu (3/2) dinihari.

Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum melalui Kasatresnarkoba AKP Deny Wibowo. S.A.H,  S.T. mengungkapkan kronologis penangkapan terhadap para pelaku bermula dari adanya informasi akan dilakukannya transaksi sabu di depan salah satu tempat karaoke di Jl. R Sumendro. “Jajaran Satresnarkoba Polres Wonosobo langsung saya perintahkan untuk mendatangi lokasi. Mereka akhirnya dapat melakukan penangkapan terhadap pelaku PR dan DS.” kata AKP Deny.

Para pelaku yaitu PR, DS dan MR

Para pelaku yaitu PR, DS dan MR

Tidak berhenti sampai disitu, Petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan seorang pelaku lagi. “Pada pukul 00.30 Wib ditangkap lagi pelaku MR saat sedang berada di rumahnya.” ujarnya. “Dari tiga pelaku tersebut kita berhasil amankan 2 paket sabu, 2 pipet, 2 tutup botol yang ada sedotannya, 3 buah Hp, 1 buah tas dan 1 buah jaket.” terangnya.

“Pelaku hingga saat ini masih diamankan di Mapolres Wonosobo guna proses penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) dan 127 ayat (1) huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara. “ ungkapnya.

Pengedar dan pengguna sabu yang ditangkap aparat satresnarkoba Polres Wonosobo

Pengedar dan pengguna sabu yang ditangkap aparat satresnarkoba Polres Wonosobo

Saat dikorfirmasi tentang asal barang haram tersebut, pelaku PR mengaku bahwa dia mendapatkan barang tersebut saat menjadi sopir bajaj di wilayah Jakarta barat. “Saya membelinya dari sebuah warung nasi goreng seharga 750 ribu untuk satu paket besar sesaat sebelum pulang ke Wonosobo.” terangnya. “Paket itu kemudian saya bagi dua. Separuh saya jual kepada MR seharga 500 ribu sedangkan sisanya saya gunakan bersama DS.” katanya.

Sementara itu Kasubbag Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono, S.H. mengungkapkan bahwa peredaran narkoba di wilayah wonosobo termasuk dalam kategori mengkhawatirkan. “Untuk itulah terhitung mulai tanggal 5 Februari kemarin, jajaran Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan operasi kepolisian untuk menanggulangi penyalahgunaan narkoba. “ katanya. “Operasi dengan sandi Operasi Antik Candi 2016 itu membidik sasaran para pengguna maupun penyalahguna narkoba. Hal ini semata untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat karena tidak jarang para pengguna ini demi untuk mendapatkan narkoba, mereka melakukan tindakan yang merugikan masyarakat” tandasnya.

Petugas menunjukkan barang bukti sabu yang disita dari para pelaku

Petugas menunjukkan barang bukti sabu yang disita dari para pelaku

20 Trackbacks & Pingbacks

  1. pengumuman un
  2. Togel Hongkong Tiap Hari
  3. juegos de friv
  4. buy sildenafil
  5. medicine erectile dysfunction
  6. erection pills viagra online
  7. erection pills viagra online
  8. sale cialis
  9. best online pharmacy
  10. canada pharmacy
  11. Viagra or cialis
  12. cialis online
  13. levitra generic
  14. order levitra
  15. vardenafil coupon
  16. doubleu casino
  17. Alternative for viagra
  18. Viagra pfizer
  19. Viagra 100mg england
  20. Approved viagra

Comments are closed.