JUAL PETASAN DITANGKAP JAJARAN POLRES WONOSOBO

JUAL PETASAN DITANGKAP JAJARAN POLRES WONOSOBO JUAL PETASAN DITANGKAP JAJARAN POLRES WONOSOBO

Seiring semakin dekatnya perayaan hari raya Idul Fitri 1436 H ,aktifitas masyarakat baik diwilayah perkotaan maupun yang berada di pedesaan menunjukkan peningkatan, pusat pusat perbelanjaan dan pertokoan termasuk pasar pasar tradisional yang berada di wilayah kecamatan  semakin ramai dipadati masyarakat yang membeli berbagai macam kebutuhan sebagai persiapan merayakan Idul Fitri. Sejalan dengan makin meningkatnya aktivitas  tersebut sering dimanfaatkan oleh oknum masyarakat  untuk melakukan hal hal yang menyimpang dan melanggar hukum. Hal tersebut tentu mendapatkan perhatian kusus dari aparat kepolisian untuk melakukan antisipasi terhadap ancaman gangguan yang akan ditimbulkan.

Sebagai antisipasi adanya ancaman dan  gangguan yang akan timbul dalam masyarakat, Polres Wonosobo telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan. Disamping melakukan kegiatan operasi ditempat tempat hiburan, Polisi juga melakukan kegiatan operasi terhadap peredaran petasan, mulai dari produsen , penjual,  sampai ke konsumen yang semakin marak diberbagai tempat sehingga petugas yang dilibatkanpun tidak hanya dari Polres, tetapi juga diperintahkan sampai ke semua polsek jajaran Polres Wonosobo. Seperti yang dilakukan oleh Polsek Sapuran dalam kegiatannya pada hari Senin tanggal 22/6/2015 pukul 05.00 Wib yang lalu, telah mengamankan barang bukti petasan berikut penjualnya. Berkat partisipasi dan peran aktif masyarakat, Dengan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sapuran AKP Sutaryanto, S.H. beserta 8 anggotanya bergerak menuju kesebuah kios milik sdr Daryono (39 tahun) alamat Sapuran yang berada di komplek pasar Sapuran . Dikios tersebut Polisi melakukan pemeriksaan terhadap barang – barang dagangan milik sdr Daryono dan menemukan 3 dus yang berisi petasan jenis rawit yang masing – masing dus berisi 10.000 ( sepuluh ribu ) petasan.

Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, S.H, S.I.K, M. Hum melalui Kapolsek Sapuran AKP Sutaryanto, S.H., saat ditemuai dikantornya mengatakan bahwa, dari pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas Polsek Sapuran, selain yang diketemukan di kios pasar, Daryono juga mengakui masih menyimpan petasan dirumahnya. Saat itu juga petugas langsung menuju ke rumah Daryono yang berada di wilayah Bakalan, petugas berhasil mengamankan 28 dus berisi petasan  merk RST yang masing – masing dus bersisi 10.000 biji petasan, 3 dus berisi petasan rawit merk Dua Udang masing-masing dus berisi 10.000 biji petasan, 3 bungkus kantong semen yang masing masing berisi 5000 biji petasan rawit serta 6 bungkus kantong semen  yang masing- masing berisi 5000 biji petasan ukuran battery kecil , atas perbuatannya Daryono di    kenakan pasal 1 ayat ( 1 ) Undang Undang bunga api 1932 jo pasal 1 (1) huruf A angka 3 Peraturan peraturan untuk pelaksanaan Bunga Api 1932 dengan ancaman   satu tahun atau denda setinggi tingginya Rp.150.000,- , katanya.

1 Trackbacks & Pingbacks

  1. TS TV Escorts from London

Comments are closed.