KAPOLRES PEDULI, SANTUNI ANAK SD TULANG PUNGGUNG KELUARGA

tribratanewswonosobo.com – Kapolres Wonosobo mengulurkan bantuannya kepada Amat Walsikin, 11 Tahun, Anak SD yang menjadi tulang punggung keluarganya. Seperti diketahui sebelumnya, Siswa kelas 4 tersebut sempat menjadi trending di media massa dan media sosial karena keuletan dan semangat belajarnya. Walsikin menjadi tulang punggung kehidupan keluarganya lantaran sang ayah pergi meninggalkannya sejak balita. Bingung karena ditinggal oleh suaminya, Ibu Walsikin kemudian mengalami gangguan jiwa. Hingga akhirnya, Walsikin kecil diasuh oleh neneknya yang sudah renta.

WhatsApp Image 2016-09-10 at 15.36.14 (1)

Terketuk mendengar penderitaan Walsikin kecil, Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum. mengunjungi rumah reyot milik nenek Walsikin di Dsn. Timbang Desa Timbang Kecamatan Leksono, Sabtu, (10/9) siang. Dihadapan Kapolres Wonosobo, Walsikin menceritakan kisah hidupnya hingga terpaksa harus menjadi tulang punggung keluarganya.

WhatsApp Image 2016-09-10 at 15.36.14

Selain bersekolah, Walsikin juga harus menjual rebung (bambu muda yang direbus) untuk membiayai kehidupannya. Hal itu sudah dilakukan sejak tahun lalu. “Kadang main. Tapi juga jual rebung untuk beli lauk,” katanya. “Kasihan nenek kalau harus kerja sendiri,” terangnya.

Kisah Walsikin sendiri sempat menjadi bahan pembicaraan di wilayah Wonosobo saat ada stasiun televisi swasta yang mendokumentasikan kehidupannya. Melihat kegigihan dan penderitaan Walsikin, menjadikan Kapolres Wonosobo merasa iba. Ditemani Kapolsek Leksono AKP Wahyudi, S.H, Kapolres memberikan tali asih kepada Waslikin. “Tidak banyak dari kami, Tetapi semoga bisa meringankan biaya sekolah, “ kata Kapolres kepada Nenek Waslikin sambil menyerahkan bantuan berupa makanan dan uang tunai.

WhatsApp Image 2016-09-10 at 15.36.13

AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum. memang terkenal dengan kepeduliannya. Sejak menjadi Kapolres Wonosobo pada pertengahan tahun 2015, Beliau secara rutin memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan. Bukan hanya kepada anggota, bahkan saat melaksanakan patroli, beliau sering menghampiri warga yang kurang beruntung untuk memberikan bantuan. “Love end when you stop caring,” katanya.

IMG_0088