KAPOLRES WONOSOBO CEK TPS TERJAUH. DARI NAIK PERAHU HINGGA BERI BANTUAN POMPA AIR

Menyusuri Waduk Wadaslintang untuk sampai Kumejing Menyusuri Waduk Wadaslintang untuk sampai Kumejing

Sebelum kegiatan pemungutan suara yang akan dilaksanakan kurang dari seminggu lagi, Kapolres Wonosobo beserta pejabat utama terus melaksanakan pengecekan kesiapan anggota dalam pengamanan pemungutan maupun perhitungan suara. Kali ini Kapolres dan tim harus menempuh jalur yang cukup ekstrem. Setelah naik mobil lebih dari 2 jam, perjalanan masih diteruskan dengan naik perahu tempel selama 40 menit dan mendaki bukit. Adalah Desa Kumejing di Kecamatan Wadaslintang yang pada hari Jumat tanggal 4 Desember 2015 dikunjungi oleh Kapolres Wonosobo bersama tim.

Naik Perahu tempel melintasi Waduk Wadaslintang

Naik Perahu tempel melintasi Waduk Wadaslintang

“Saya mendapat laporan bahwa ada beberapa TPS di wilayah Wadaslintang yang cukup sulit dijangkau. Untuk itu hari ini kita khususkan untuk melihat TPS – TPS tersebut guna memastikan proses pemilihan kepala daerah dapat beralan lancar. “ Ungkap Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M. Hum sebelum berangkat.

Susuri jalan berliku untuk sampai Kumejing

Susuri jalan berliku untuk sampai Kumejing

Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, akhirnya Kapolres dan Tim tiba di lokasi TPS Dsn. Krinjing Desa Kumejing Kecamatan Wadaslintang. “Memang susah sekali ya untuk sampai sini.” Kata Kapolres. “Ada akses jalan lain tidak selain menggunakan perahu. Karena kalau diangkut pakai perahu, surat suara ini rawan sabotase. Dilempar ke air sudah selesai. “ tanya Kapolres kepada Kapolsek Wadaslintang AKP Harjoko.

Cek rumah yang akan digunakan untuk TPS

Cek rumah yang akan digunakan untuk TPS

Kapolsek Wadaslintang kemudian menjelaskan bahwa sebenarnya ada dua akses jalan lain menuju Desa Kumejing yaitu lewat Desa Lancar Kecamatan Wadaslintang dan jalan Tembus Desa Wadasmalang Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen. “Namun kedua akses tersebut sangat sulit dilewati karena akses jalannya masih berupa batu dan tanah yang belum pernah diaspal. Terlebih lagi pada musim hujan menjadi sangat licin. Jalur termudah adalah dengan menyeberangi waduk wadaslintang.” Jawab Kapolsek Wadaslintang. “Untuk mengantisipasi kerawanan sabotase, sudah kami perintahkan beberapa anggota untuk mengawal pengiriman surat suara tersebut” lanjut Kapolsek.

Binluh pasca Sholat Jumat

Binluh pasca Sholat Jumat

Selain memastikan proses pengiriman suurat suara, Kapolres juga mengecek langsung lokasi TPS dan melaksanakan Sholat jumat secara berjamaah di masjid Desa. Bahkan Kapolres juga memberikan bantuan berupa 2 unit Pompa air. “Aneh ya. Lokasi dekat dengan Waduk Wadaslintang tapi untuk memperoleh air bersih sulit. Untuk itu semoga bantuan ini dapat bermanfaat.” Ujar Kapolres kepada warga.

Berikan Bantuan Pompa Air

Berikan Bantuan Pompa Air

Dalam kesempatan itu pula kapolres menyampaikan himbauan tentang pemeliharaan situasi kamtibmas, antisipasi terorisme dan rencana penerimaan anggota Polri. “Meskipun lokasi ini sulit dijangkau, bukan berarti tidak rawan tindak kejahatan. Pencuri tidak mengenal lokasi mapun hari libur. Dimana lokasi yang pengamanan maupun kewaspadaannya kurang, disitu dia akan beraksi.”kata Kapolres. “Lokasi yang sulit dijangkau ini juga menjadikannya sebagai lokasi yang strategis mengembangkan ajaran terorisme. Saya tidak akan mengatakan suatu paham itu benar atapun salah. Namun ketika paham itu menjadikan kita menyakiti orang lain, maka harus kita antisipasi dan kita lawan bersama” lanjutnya. “Semoga situasi Wonosobo ini tetap aman dan kondusif baik pada saat pelaksanaan pilkada maupun setelahnya. Dan semua itu membutuhkan kerja sama kita bersama bukan hanya tugas Polri saja.” Tutup Kapolres kepada warga Kumejing.

Dialog dengan tokoh Agama lokal

Dialog dengan tokoh Agama lokal

1 Trackbacks & Pingbacks

  1. Kawal Kotak Suara menggunakan Perahu klotok | Tribrata News Polisi Resor Wonosobo

Comments are closed.