KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI PEDESAAN DIANGGAP SEBAGAI AIB KELUARGA MELALUI BHABINKAMTIBMAS POLSEK LEKSONO MEMBERIKAN PENYULUHAN KEPADA WARGA

Polres Wonosobo .” Setiap keluarga ingin membangun keluarga bahagia dan penuh rasa saling mencintai baik secara lahir maupun batin, membangun keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah.
Dalam hal ini Kapolsek Leksono melalui Kanit Binmas Aiptu Wardoyo memberikan arahan kepada semua Anggota Bhabinkamtibmas untuk memberikan penyuluhan kepada warga masyarakat tentang KDRT .

Beberapa hari yang lalu, Aiptu Budi Santoso selaku anggota Bhabinkamtibmas Polsek Leksono melaksanakan penyuluhan KDRT di dusun Candi 05 Rw 10 Desa Sawangan Kec Leksono di hadiri oleh ibu-ibu dengan jumlah peserta 27 orang, bertempat dirumah bapak Dikin.

Setelah mendapat penyuluhan selama kurang lebih 45 menit di harapkan Ibu-ibu dapat memahami tentang prilaku kekerasan dan dapat melakukan sosialisasi pada masyarakat lain agar prilaku kekerasan tidak terjadi lagi di dalam Rumah atau masyarakat luas .

 

Salah satu warga bernama Ibu Sumini bertanya. Apakah termasuk kekerasan Dalam Rumah tangga jika pembantu dianiaya oleh majikannya dan bisa kah si pelaku di jerat pasal KDRT atau pasal penganiayaan?

Dengan jawaban yang lugas dan mudah mengerti Bhabinkamtibmas Aipda Budi Santoso menjelaskan “Orang yang bekerja membantu rumah tangga dan menetap dalam rumah tangga tersebut adalah termasuk. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa PRT juga dilindungi dalam pasal KDRT. Meski telah diatur dalam undang – undang masih saja terjadi Kekerasaan terhadap pembantu. Jika disekitar ibu-ibu sekalian ada yang melihat, mendengar untuk segera melaporkan” Terang Aiptu Budi