KEPERGOK, PENCURI SPESIALIS KOTAK AMAL DIBUI

Kepergok, Pencuri Kotak amal dibui Kepergok, Pencuri Kotak amal dibui

Sepandai – pandainya tupai melompat, suatu saat akan jatuh juga. Demikian pula dengan ulah IRFAN alias BLENDONG (18 th) warga Tosarirejo Jaraksari ini. Setelah sebulan lamanya melakukan aksi pencurian kotak amal di beberapa masjid di wilayah Wonosobo dan Banjarnegara, akhirnya ketahuan juga dan harus berakhir di ruang tahanan Mapolres Wonosobo.

Blendong ketahuan saat sedang mencuri kotak amal masjid Kp. Watugleto Kelurahan Kertek Kecamatan Kertek bersama seorang rekannya DD (23 th) yang masih berstatus buron pada hari Senin (1/2) malam. Warga masyarakat yang mengetahui aksi pencurian tersebut berhasil menangkap Blendong. sedangkan DD bisa melarikan diri dari kejaran warga. Warga kemudian menyerahkan Blendong ke Polsek Kertek. Dihadapan anggota Polsek Kertek, Blendong akhirnya mengakui semua perbuatannya.

Pelaku diamankan di ruang Tahanan Polres Wonosobo

Pelaku diamankan di ruang Tahanan Polres Wonosobo

Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum melalui Kapolsek Kertek AKP Sudarto, S.H. mengatakan bahwa pelaku merupakan pencuri spesialis kotak amal yang kerap beraksi di wilayah Wonosobo. “Menurut pengakuan pelaku, dalam bulan ini saja, Pelaku bersama DD telah membobol kotak amal sebanyak 5 kali yaitu di Masjid Kp. Tosari, Masjid SMK / SMA Muhamadiyah, Masjid Longkrang dan sebuah masjid di wilayah Banjarnegara. Terakhir yang membuatnya tertangkap adalah saat mencuri di Masjid Watugleto Kertek.” katanya. “Bersama pelaku, turut diamankan pula barang bukti berupa uang tunai Rp 10.636.400,- (sepuluh juta enam ratus tiga puluh enam ribu empat ratus rupiah), sebuah sepeda motor yang digunakan para pelaku, jaket yang digunakan membungkus uang dan 2 buah obeng yang digunakan untuk membuka kotak amal. Sementara itu, rekan Blendong yaitu DD sudah kami tetapkan sebagai DPO dan masih dalam pengejaran” lanjut Kapolsek.

Barang bukti yang berhasil diamankan

Barang bukti yang berhasil diamankan

Pelaku hingga saat ini masih diamankan di ruang tahanan Polres Wonosobo guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara.

4 Trackbacks & Pingbacks

  1. smmptn unmul
  2. Corporate Event Managers in Hyderabad
  3. heimarbeit
  4. Bdsm

Comments are closed.