Lima Karyawan PT SND Diamankan Polsek Kertek

Wonosobo – Sat Reskrim Polsek Kretek Polres Wonosobo berhasil menangkap 5 tersangka pencurian barang milik PT.SND distributor unilever wilayah Wonosobo, Kelima tersangka tersebut adalah karyawan PT SND tersebut, mereka berprofesi sebagai Sopir, kernet dan security.

Keterangan tersebut diungkapkan oleh Kapolres Wonosobo Akbp Fannky Ani Sugiharto,S.I.K.,M.Si saat Press rilis di halaman parkir belakang Polres Wonosobo, “ benar kelima tersangka ini kita tangkap setelah ada laporan dari pihak tim audit PT SND Ketika menemukan selisih barang antara bulan September 2019 sampai dengan Juli 2020”.kata Fannky

“ Setelah mendapat Laporan tersebut Sat Reskrim Polsek Kertek melakukan pengecekan ke pasar dan kios tentang produk-produk Unilever yang beredar. Dari hasil pengecekan di dapat informasi bahwa ada produk unilever yang dijual tanpa sales dan nota yang jelas atau nota yang biasa didapat dari sales unilever”paparnya

Lebih lanjut Fannky menambahkan sambil melakukan pengecekan Anggota Polsek Kertek membawa foto-foto karyawan PT SND yang dicurigai, hasil penyelidikan diketemukan salah satu karyawan PT SND yang sering menjual produk Unilever tanpa nota resmi yang bernama Fendi Mustofa. Saat melakukan penjualan Fendi mengaku bernama ADI.

Berbekal informasi awal, Unit Reskrim Polsek Kertek yang dipimpin Aiptu Kodirun, SIP mendatangi rumah diduga pelaku untuk dimintai keterangan. Setelah dipertemukan dengan pembeli Fendi Mustofa mengakui bahwa telah mengambil barang dari Gudang PT. SND
Dari pengakuan Fendi Mustofa yang merupakan Sopir Penjualan PT. SND dalam aksinya bekerjasama dengan Ismanto (Kernet dari Fendi), Rohmat (Penjaga Malam) dan Inisial A (DPO)

Dari Keterangan Rohmat didapat keterangan bahwa juga melakukan pencurian dengan Dwi Supriyanto (Supir) dan Tri Widiyanto (Kernet dari Dwi)
Kelima pelaku mengakui melakukan pencurian secara berulang sejak Bulan April 2020 s/d Juni 2020 sebanyak 9 kali pencurian akan tetapi pasangan pencurian bergantian.

Salah satu tersangka menuturkan bahwa hasil dari pencurian di jual kios wilayah Kertek dan Wonosobo
“ Kerugian yang di alami oleh PT SND tersebut mencapai 500juta dan para tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara “ pungkas Fannky