Menuju New Normal Polres Wonosobo Bentuk Prototep Santri Siaga Covid-19

Wonosobo,- Dalam rangka mempersiapakan new normal di lingkungan pondok pesantren, Polres Wonosobo membentuk santri siaga Pondok pesantren dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 dilingkungan pesantren.Jum’at (12/6/2020)
Kegiatan tersebut dilaksanakan pai hari pukul 09.00 Wib dengan dihadiri oleh Kapolres Wonosobo Akbp Fannky Ani Sugiharto,S.I.K.,M.Si, para kabag dan PJU Polres Wonosobo ,Muspika Kecamatan Mojotengah dan pengasuh Ponpes Al-Mubarok Manggisan Kecamatan Mojotengah kabupaten Wonosobo, Perwakilan Kantor Kemenag Kab. Wonosobo, Perwakilan Dinas Kesehatan Kab. Wonosobo,Perwakilan Gugus Tugas percepatan penanganan Covid 19 Kab. Wonosobo dan Tim Redam Covid 19 Kab. Wonosobo.
Kegiatan pembentukan santri siaga dilaksanakan dalam rangka penyambutan santriwan/santriwati yang telah kembali masuk dilingkungan pondok pesantren dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah guna mengurangi potensi penularan Covid 19 di Kab. Wonosobo.
Setelah santri masuk kedalam lingkungan pondok pesantren selanjutnya dilakukan karantina selama 14 hari pada tempat khusus dilingkungan pondok pesantren. Adapun untuk mengisi waktu karantina para santri diberikan kegiatan berupa olah raga dan penanaman bibit sayur dilingkungan pondok pesantren.
Kapolres Wonosobo Akbp Fannky Ani Sugiharto,S.I.K.,M.Si saat ditemui dilokasi menyampaikan bahwa dalam rangka menghadapi new normal dikalangan pesantren maka Polres Wonosobo bersama dengan Forkompimcam Mojotengah membentuk prototipe santri Siaga Covid-19 khususnya di Ponpes Al-Mubarok Manggisan Mojotengah Wonosobo.
“ Ini sebagai bentuk simpati kita kepada santri,ponpes ini merupakan ponpes terbesar ke 6 diJawa Tengah dan jumlah santri terbanyak di Wonosobo”.ujarnya
Fannky menambahkan untuk protap dimulai dari kedatangan santri,selanjutnya pengukuran suhu tubuh, masuk ke bilik disinfektan dan para santri cuci tangan lalu masuk ke ruang fasilitas kesehatan Ponpes Al Mubarok untuk pengecekan kesehatan dan pendataan dari masing-masing santri untuk bisa dilakukan cek berkala sampai dengan kegiatan ruang isolasi kamar masing-masing.
Hal tersebut dikandung maksud agar para santri bisa melaksankan ibadah menggunakan protokol kesehatan , nanti akan dikembangkan ke pondok pesantren yang lainnya.
Harapan Kami semua dari para santri mempunyai disiplin karena disiplin adalah obat untuk sama-sama mencegah covid-19 dilikungan Pondok Pesantren.
Pengasuh Ponpes Al-Mubarok K.H.Nur Hidayatulloh menyampaikan rasa terima kasih kepada Polres Wonosobo atas inisiatifnya membuat santri siaga covid-19 hal ini tentunya sangat kita harapkan dimana ribuan santri akan datang dari berbagai wilayah di Jawa Tengah ke Ponpes Al Mubarok Manggisan Mojotengah baik santri baru maupun santri lama.
“ Sementara jumlah santri ada 3000 putra dan putri baik santri baru atau lama,nantinya para santri ini kembai ke Pondok akan dibagi menjadi beberapa tahapan dengan rentan waktu 14 hari,tiap tahap ada 400 orang yang datang, nantinya seluruh santri datang dengan membawa surat keterangan sehat dari Puskesmas asal masing – masing santri.” imbuhnya
Harapan kami semua santri yang menuntut ilmu Diponpes Al Mubarok sehat terbebas dari penyebaran covid-19