Peringati Hari Ibu, Gabungan Organisasi Wanita Wonosobo Datangi Rumah Singgah Rehabilitasi Jiwa

Peringati Hari Ibu, Gabungan Organisasi Wanita Wonosobo Datangi Rumah Singgah Rehabilitasi Jiwa Peringati Hari Ibu, Gabungan Organisasi Wanita Wonosobo Datangi Rumah Singgah Rehabilitasi Jiwa

Dalam rangka rangkaian peringatan Hari Ibu ke-87 Kabuaten Wonosobo Tahun 2015, Gabungan Organisasi Wanita Wonosobo yang terdiri dari Dharma Wanita, GOW, UPIPA, Persit dan Bhayangkari mendatangi Rumah Singgah Rehabilitasi Jiwa di Desa Erorejo, Kecamatan Wadaslintang pada hari Jumat tanggal 18 Desember 2015.

Mendapat penjelasan dari pengelola

Mendapat penjelasan dari pengelola

Di rumah singgah yang dihuni oleh lebih dari 160 orang tersebut, gabungan organisasi wanita disambut oleh pemilik rumah sekaligus pengelola Ibu Utiyah. Dalam sambutannya Wakil Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu Kabupaten Wonosobo tahun 2015 yang sekaligus merupakan Ketua Persit Kartika Candra Kirana Kodim 0707 Wonosobo Ibu Ovi Agus Latif menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud kepedulian dari organisasi wanita yang ada di Wonosobo. “Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Ibu Utiyah. Untuk itu, kami datang untuk memberikan sedikit bantuan yang semoga dapat bermanfaat.” ujarnya.

Melihat kondisi para pasien

Melihat kondisi para pasien

Ucapan terima kasih kemudian disampaikan oleh Ibu utiyah yang menjelaskan bahwa kondisi rumah singgah tersebut memang cukup memprihatinkan ditambah lagi jumlah pasien yang banyak. “Jumlah pasien sekarang sekitar 160 orang yang berasal dari seluruh indonesia. Bahkan kami juga mendapat pasien dari luar jawa. Mungkin metode pendekatan yang kami gunakan yaitu terapi doa dan pendekatan rohani menjadikan tempat kami menjadi sebuah pilihan” kata Ibu Utiyah. Selain itu, metode yang digunakan ibu Utiyah juga berupa terapi jasmani dan pendekatan komunikasi dengan pasien yang biasa disebut dengan perilaku kognitif.

Saat disinggung mengenai motivasinya mendirikan rumah singgah secara swadaya, Ibu Utiyah menjawab bahwa dulunya beliau dan keempat saudaranya pernah mengalami depresi namun dapat sembuh. “Atas dasar itulah, saya juga ingin membantu penderita depresi lain terutama bagi kalangan tidak mampu” terangnya.

Berinteraksi dengan pasien

Berinteraksi dengan pasien

Sementara itu keprihatinan yang sama juga disampaikan oleh Ketua Bhayangkari Cabang Wonosobo Ibu Dewi Azis Andriansyah. “Kondisi kesehatan para pasien ini sangat memprihatinkan. Mungkin untuk jangka ke depan, pengelola dapat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan atau setidaknya Puskesmas untuk melaksanakan pengecekan kesehatan secara rutin semisal 2 minggu sekali atau sebulan sekali.” ungkapnya. “Karena mau tidak mau, hal ini ada di sekitar kita dan secara tidak langsung juga merupakan tanggungjawab kita bersama” tutupnya.

Gabungan Organisasi Wanita Wonosobo bersama Ibu Utiyah ( baju biru tengah )

Gabungan Organisasi Wanita Wonosobo bersama Ibu Utiyah ( baju biru tengah )