POLISI BERSIKAP NETRAL DALAM PEMILIHAN BUPATI DAN  WAKIL BUPATI

POLISI BERSIKAP NETRAL DALAM PEMILIHAN BUPATI DAN  WAKIL BUPATI POLISI BERSIKAP NETRAL DALAM PEMILIHAN BUPATI DAN  WAKIL BUPATI

Menghadapi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang akan diselenggarakan secara serempak di seluruh wilayah Indonesia pada hari Rabu tanggal 9 Desember 2015, seluruh anggota Polri harus bersikap netral, anggota Polri dilarang memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu Paslon walaupun diantara calon itu ada yang berasal dari anggota Polri sekalipun, serta jangan sampai sebagai anggota Polri terjebak dalam politik praktis, Dengan demikian sebagai anggota Polri dapat lebih berkonsentrasi dan focus dalam pengamanan pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang akan datang. Polri tidak akan direpotkan dalam menjawab berbagai pertanyaan dari masyarakat yang menanyakan tentang ketidaknetralan oknum anggota Polri.

Sebagaimana  ditekankan oleh Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, S.H, S.I.k., M.Hum. pada saat memberikan pembekalan dan pengarahan kepada seluruh anggota Babinkamtibmas dan Kanit Binmas seluruh Polsek  Jajaran Polres Wonosobo pada hari Jum’at tanggal 25 September 2015 bertempat di Gedung serbaguna  yang diselenggarakan oleh Sat Binmas Polres Wonosobo. Kepada para Babinkamtibmas dan Kanit Binmas  Polsek Jajaran, Kapolres memberikan beberapa penekanan diantaranya bahwa sebagai anggota Polri kita adalah milik masyarakat, mengabdikan diri kepada masyarakat, memberi perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum sebagaimana tugas Polri yang telah diamanatkan oleh Undang – undang, sehingga Polri harus benar – benar netral dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Wonosobo. Apabila ada anggota Polri kususnya anggota Polres Wonosobo yang coba coba berbuat tidak netral agar segera diinformasikan kepada pimpinan, Kapolres berjanji akan langsung datang dan mengambil tindakan tegas secepatnya terhadap oknum anggota Polri yang berbuat tidak netral untuk menghindari terjadinya hal – hal yang tidak kita inginkan bersama. Lebih lanjut Kapolres mengingatkan kembali kepada para Babinkamtimas yang selalu berada ditengah – tengah  masyarakat binaannya agar selalu memberikan penyuluhan dan pembinaan tentang pentingnya menjaga situasi yang aman dan kondusif, selalu menjaga persatuan dan kesatuan menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati mendatang. Jangan sampai masyarakat terpecah belah hanya karena perbedaan dalam memberikan dukungan kepada Pasangan Calon yang berbeda, karena dalam suatu pemilihan pasti ada yang menang dan yang kalah. Siapapun yang memimpin Wonosobo mendatang merupakan putra putra terbaik dan menjadi pemimpin kita semua.

Dalam kesempatan yang sama Kapolres membagikan buku yang diberi judul LOVE ENDS WHEN YOU STOP CARING kepada para Babinkamtibmas dan Kanit Binmas. Buku tersebut berisi foto foto dokuman kegiatan Polri Polres Wonosobo dalam melaksanakan tugasnya melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat yang lebih mengedepankan komunikasi dan bertatapmuka langsung kepada masyarakat disemua lapisan, sehingga dalam melaksanakan tugasnya para Babinkamtibmas dapat lebih memahami adat istiadat, budaya dan karakter masyarakat setempat dan selalu memperhatikan kearifan lokal dalam menyelesaikan permasalahan – permasalahan yang timbul dalam masyarakat. Para Babinkamtibmas dan Polisi pada umumnya harus selalu dekat, tampil humanis, Protagonis dan bersikap ramah terhadap masyarakat sehingga selalu dicintai masyarakat. Cinta masyarakat kepada polisi akan berakhir ketika Polisi berhenti memperhatikan masyarakat dan situasi kamtibmas yang kondusif tidak datang secara tiba – tiba, namun harus diciptakan dan dijaga oleh kita semua, pesan Kapolres.

1 Trackbacks & Pingbacks

  1. Corporate Event Managers in Hyderabad

Comments are closed.