Polisi Digeruduk Terkait Berkas Ujian Perangkat Desa Yang Dimusnahkan

Sekitar 25 peserta ujian perangkat Desa  dari 11 Desa  yang gagal, Kamis 16/5/2019 Jam 12.00 Wib menggeruduk Polsek Kepil.  Pasalnya,  saat masih sengketa berkas ujian  perangkat Desa  dimusnahkan dengan cara dibakar oleh pihak Kecamatan Kepil.  Padahal sesuai Perda bila masih dalam sengketa berkas tidak boleh dimusnahkan.  Hal ini makin menambah kecurigaan para peserta ujian  perangkat, apalagi berdasarkan investigasinya ada Kepala Desa yang menawari kunci ujian kepada Dua orang untuk satu formasi  dengan nominal Rp.. 25 juta.

Maksud mendatangi Polsek Kepil mengkonsultasikan apabila ada pidananya dalam pemusnahan barang bukti berkas ujian  Perangkat Desa yang masih sengketa, kata Aldika Kurnianda salah satu peserta yang gagal.

Kapolsek Kepil  Iptu  Muji Darmaji SH, mengharapkan silahkan permasalahan diselesaikan dengan cara yang santun dan terhormat dan tidak menyebabkan keresahan ditengah masyarakat. Semua pasti ada solusi terbaik, jelas Kapolsek.

Seperti diwartakan kemarin, Sejumlah peserta yang gagal dalam ujian perangkat Desa Kecamatan Kepil  Lapor ke Polisi, dalihnya ada Dugaan kecurangan terbukti semua yang lulus ujian pada soal ujian nomor 70 sampai dengan  100 benar semua. Jika ini suatu kebetulan , adalah suatu keanehan karena itu bagian soal yang tersulit.

Kecamatan Kepil  pada hari Selasa 14/5/2019  telah menyelenggarakan  Ujian Perekrutan Perangkat Desa yang diikuti 114 orang untuk 11 Desa. Dan hingga sekarang masih menyisakan masalah.