Polisi Dilibatkan Dalam Monev Dana Transfer Desa

Sebagai  wujud antisipasi terhadap penyalahgunaan penggunaan dana transfer desa, sekaligus pengawasan terhadap pelaksana, Tim Monitoring dan Evaluasi Dana Transfer Desa melibatkan polisi dalam setiap kegiatannya. Seperti proses monitoring dan evaluasi di wilayah Kecamatan Kalikajar pada Rabu, 30/1 siang dimana ada 2 desa yang dilakukan monitoring dan evaluasi, yakni Mangunrejo dan Wonosari.
Kapolsek Kalikajar Iptu Budi Rustanto melalui Bhabinkamtibmas Desa Mangunrejo Bripka Eko Rahmad, mengungkapkan, sesuai permintaan dari Tim pendamping dari Kecamatan Kalikajar dan desa, kegiatan Monev kali ini menghadirkan Bhabinkamtibmas untuk ikut serta. “Untuk jadwal kegiatan hari ini (rabu : red) ada 2 desa yaitu Mangunrejo dan Wonosari. Dan sesuai arahan dari Kapolsek, kami diperintahkan untuk ikut memonitor sekaligus melaksanakan pengamanan kegiatan tersebut,” ungkapnya.
 “ Di Desa Mangunrejo sendiri selain kegiatan non fisik, ada 10 proyek fisik pada Tahap III tahun 2018 yang sudah maupun masih dikerjakan. Salah satu contohnya adalah proses pembangunan Pasar Tradisional Desa Mangunrejo,” kata Bripka Eko Rahmad.
 “Mengingat ada beberapa desa di Wilayah Wonosobo yang sudah terjadi pelanggaran penggunaan DTD dan bahkan ada yang sudah divonis bersalah melakukan korupsi, maka langkah ini kami rasa sangat tepat guna mencegah terulangnya kejadian tersebut,” terang Bripka Eko Rahmad.
Sementara itu, untuk Desa Wonosari, pada tahap III tahun 2018 ini jumlah DTD yang diterima sebesar Rp. 488.089.934,-. Hal tersebut diungkapkan Bhabinkamtibmas Desa Wonosari yang ditemui seusai kegiatan. “Dari hasil monev hari ini, Tim dari Kecamatan Kalikajar yang dipimpin Kasi Ekbang tidak menemukan adanya pelanggaran pelaksanaan penggunaan DTD. Untuk beberapa proyek fisik memang belum sepenuhnya selesai, namun sudah dalam progres yang cukup baik,” ungkapnya.