Polres Wonosobo Gelar Rilis Akhir Tahun 2020

Polres Wonosobo,tribratanews.wonosobo.jateng.polri.go.id,-Wonosobo – Polres Wonosobo sepanjang tahun 2020 berhasil mengungkap 137 kasus tindak kriminal.Dari kasus tersebut 104 diantaranya masuk tindak pidana , sedangkan kasus kecelakaan lalu lintas setidaknya ada 14 orang meninggal dunia.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Wonosobo Akbp Fannky Ani Sugiharto,S.I.K.,M.Si saat laporan akhir tahun 2020 di ruang rapat Polres Wonosobo pada hari Senin 4 Januari 2021 pagi.” Ada 137 kasus kriminal dan 104 kasus masuk tindak pidana.Dari tindak kriminal sebanyak itu 91 kasus masuk P21,9 penyidikan,8 SP3 dan 29 kasus masuk penyelidikan .Kejadian yang paling menonjol yakni tindak pencurian dengan pemberatan ada 37 kasus” .ungkap Kapolres Wonosobo
Menurutnya kasus pencurian biasa ada 17,penggelapan dan pencabulan masing-masing ada 13 kasus,sisanya kasus curanmor ,curas,KDRT,penganiayaan,penipuan dan perjudian .Selain itu ada juga tindak pidana pengeroyokan ,pemalsuan,pemerasaan,karantina kesehatan dan lainnya.
“ pelaku tindak pidana,diantaranya laki-laki sejumlah 141,perempuan 2 dan anak laki-laki 2 orang” bebernya
Sedangkan kasus kecelakaan lalu lintas hingga Desember 2020 terdapat 281 kejadian.Korban meninggal dunia 14 orang,luka berat 28 orang dan sisanya 337 orang hanya mengalami luka ringan.Sebagian besar kejadian laka lantas berada di jalur tengkorak reco Kertek.
“ jalur tersebut memang rawan kecelakaan karena medan jalan menurun panjang.berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan kasus kecelakaan maut dijalur tersebut” tegasnya
Ditambahkan untuk tindakan tilang terhadap pengguna jalan pada tahun 2020 mengalami penurunan dibanding tahun 2019 lalu.ini tidak lepas dari kondisi pandemi covid19 . Tilang sebelumnya ada 33.200 dan kini hanya 15.700 tindakan.Tahun 2020 terjadi penurunan sekitar 52,71 persen dibanding tahun 2019.
Untuk kasus pelanggaran narkoba ada 23 denga 24 tersangka .Kasus tindak pidanan anrkoba meliputi narkotika yaitu sabu-sabu ,ganja,tembakau sintesis ,psikotropika dan bahan berbahaya (trihexyphenidyl).