Polres Wonosobo Menerima Laporan Perwakilan Ojol

Ratusan pengemudi ojek online Wonosobo mendatangi Mapolres Wonosobo untuk melaporkan kejadian gesekan antara opang dan ojol yang terjadi di Wonosobo pada Senin (11/3) siang.Senin ( 11/3/2019)

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras, S.I.K., melalui Kabagops, Kompol Sutomo, menyampaikan bahwa rekan-rekan driver tak perlu terpancing emosinya.

 “Berkaitan dengan laporan yang rekan-rekan driver sampaikan tadi masih dalam pemeriksaan dan akan kami tindaklanjuti,” tutur Kabagops.

Lebih lanjut saat ini Polres Wonosobo masih memeriksa saksi-saksi yang ada.

“Kami berharap setelah rekan-rekan pulang dari tempat ini jangan ada konvoi,” lanjut Kabagops

Pihaknya juga menghimbau agar oara driver jangan bergerombol di suatu tempat karena dikhawatirkan dapat menimbulkan provokasi.

Terkait dengan gesekan yang terus terjadi antara ojek pangkalan dan ojek online, Kabagops berpendapat bahwa rejeki sudah diatur Tuhan YME.

“Tidak perlu khawatir, rejeki kita sudah ada yang mengatur. Jadi daripada terus bergesekan lebih baik kita wujudkan situasi kota Wonosobo yang kondusif supaya mencari rejeki juga enak,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai perlindungan terhadap driver ojek online yang mengalami intimidasi, Kabagops menuturkan bahwa Polres siap mengawal dan mengamankan kedua belah pihak.

Pengurus paguyuban driver ojek online Wonosobo, Arif Priyanto mengungkapkan bahwa seluruh driver ojol sudah menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak kepolisian Polres Wonosobo.

Hal senada juga disampaikan ketua paguyuban ojek pangkalan Wonosobo, kendati pihaknya mengakui adanya ketidaksengajaan dan spontanitas dalam kejadian tersebut namun para pengemudi ojek pangkalan juga menyerahkan proses hukum kepada Polres.

Kedua belah pihak pun juga berharap agar masing-masing pengemudi opang maupun driver ojol bisa saling menahan diri dan bersama menciptakan situasi Wonosobo yang kondusif.

Terkait proses hukum, Kabagops menyampaikan bahwa setiap perkembangan akan di share kepada rekan-rekan ojol dan opang.

“Kami berharap rekan-rekan ojol dan opang bisa saling menahan emosi, jangan sampai gesekan seperti ini terulang kembali,” tutup Kabagops.