Polres Wonosobo Serahkan Kunci Rumah Yang Dibedah Kepada Pemiliknya

Wonosobo – Kapolres Wonosobo Akbp Abdul Waras,S.I.K bersama dengan jajaran, mendatangi sebuah rumah yang terletak di Dusun Bugel Rt.04 Rw.05 Desa Keseneng Kecamatan Mojotengah  Kabupaten Wonosobo. Anggota Polres Wonosobo dan aliansi Mahasiswa saling patungan mengumpulkan dana untuk membangun sebuah rumah yang rusak berat akibat diterjang angin puting beliung pada hari Minggu 20 Oktober 2019 yang lalu  dan Dana tersebut dikumpulkan melalui program ‘Bedah Rumah Polres Wonosobo Bersama Aliansi Mahasiswa Wonosobo ‘.

Pemilik rumah atas nama Bapak Suhardi, seorang Kakek berumur 68 tahun hanya tinggal dirumah sendiri dengan ukuran 10 x 7 meter memang cukup luas tetapi bangunan tersebut terbuat dari anyaman bambu. Kondisi rumah yang sangat memprihatinkan memang sudah tidak layak huni lagi hampir 90 persen rusak berat hal ini membuat kapolres Wonosobo dan jajarannya serta Aliansi Mahasiswa terketuk hatinya untuk merehab total dengan mengumpulkan dana dari masing -masing anggota secara sukarela demi merehab rumah tersebut.

“Inisiatif untuk merehab salah satu rumah warga tersebut berawal dari adanya bencana alam angin puting beliung yang menimpa beberapa wilayah di Wonosobo yang mengakibatkan ratusan rumah rusak , Kemudian kami melakukan pengecekan dan memberikan bantuan tenaga untuk membantu warga masyarakat tetapi setelah sampai di dusun bugel ini dan melihat Kondisi rumah milik bapak Suhardi sangat memprihatinkan sehingga kami berinisiatif mengumpulkan sebagian rezeki untuk  membedah rumah tersebut,” tutur Kapolres Wonosobo Akbp Abdul Waras,S.I.K.

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras,S.I.K mengadakan program polisi peduli dengan menyisihkan rejeki setiap jum’at menjelang apel pagi, setiap hari Jum’at para anggota memberikan seikhlasnya ,dalam amal jariyah setiap hari Jum’at  tidak ada sama sekali unsur paksaan, bagi anggotanya yang ingin ikut menyumbang dipersilakan untuk memberikan alakadarnya.

“Tidak ada paksaan dalam pelaksanaan sumbangan ini. Setiap hari Jum’at yang ada silahkan kasih yang tidak ada juga tidak apa-apa yang penting kan niatnya itu juga sudah masuk ke dalam ibadah apalagi menyisihkan sebagian hartanya untuk yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.

Jadi sebelum membedah rumah milik bapak Suhardi memang sebelumnya sudah ada Program Polisi Peduli yaitu dengan menarik sumbangan dari anggota setiap hari Jum’at ,hasilnya akan sumbangkan kepada Panti asuhan , orang tidak mampu, anggota yang sakit dan salah satunya adalah bedah rumah ini dan program ini sudah berjalan semenjak Abdul Waras menjabat sebagai Kapolres Wonosobo kurang lebih 2 tahun .

“Jadi setiap hari Jum’at kita lakukan pengumpulan dana untuk membantu dalam keadaan darurat, seperti bantuan bencana alam seperti kemarin itu ,” terangnya.
Setelah bedah rumah dengan pengerjaan kurang lebih 12 hari maka pada hari Senin 4 Nopemer 2019 dilakukan acara penyerahan kunci kepada pemiliknya, sebelum acara dimulai terlebih dahulu sambutan dari kepala desa keseneng bapak Mugiharto mengucapkan rasa terima kasih kepada bapak kapolres atas program tersebut semoga amal baiknya diterima oleh Alloh Swt,

Sambutan bapak Camat Mojotengah yang diwakili oleh Kasie Trantib bapak Samiyo mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolres Wonosobo dan jajarannya yang telah membantu bersama dengan TNI untuk membantu memperbaiki rumah korban musibah angin puting beliung di wilayah kecamatan Mojotengah, alhamdulilah dengan adanya kegiatan tersebut warga desa dusun bugel bisa menempati rumah yang telah diperbaiki atau direhab, mewakili seluruh warga kecamanatn Mojotengah saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya.

Kapolres Wonosobo Akbp Abdul Waras,S.I.K dalam sambutannya  pada kesempatan ini adalah waktu penyerahan bedah rumah, kapolres hanya memfasilitasi semua ini adalah peran serta dari adik-adik mahasiswa yang telah membantu baik tenaga dan dana serta material yang bisa kita berikan kepada bapak suhardi, mudah-mudahan bisa membawa manfaat ,ini adalah bentuk kepedulian Polres kepada bapak Suhardi.

Sebagai salah satu motifasi Polres Wonosobo ketika ada bencana TNI selalu sigap,ini adalah satu bentuk kontribusi kita kepada warga keseneng yang terkena musibah, bagi warga keseneng yang terdampak musibah agar sabar dan bersama-sama sengkuyung membangun semua rumah yang rusak, dari pemdes menyampaikan bahwa seluruh rumah yang rusak sampai saat ini sudah tertangani dengan baik, ini mengajarkan kita bagaiman berempati , bagaimana kita bergotong royong pada saat terkena musibah.

“Rumah itu kan salah satu kebutuhan hidup paling utama dan sarana yang harus dimiliki oleh seseorang secara layak,semoga bermanfaat bagi pak Suhardi dan keluarga” pungkasnya.