POLRES WONOSOBO TERJUNKAN 1 PLETON DALMAS UNTUK BANTU KORBAN PUTING BELIUNG

Kerja bakti gotong royong perbaiki rumah korban puting beliung Kerja bakti gotong royong perbaiki rumah korban puting beliung

tribratanewswonosobo.com – Kepolisian Resor Wonosobo menerjunkan 1 pleton dalmas dan anggota Polsek Mojotengah untuk membantu warga Desa Keseneng Kecamatan Mojotengah yang terhantam bencana puting beliung Minggu (31/1) kemarin. Akibat puting beliung yang terjadi pada Jumat (29/1) sore itu mengakibatkan setidaknya 3 rumah rusak berat yang salah satunya rata dengan tanah dan 23 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Sebagian besar rumah atapnya beterbangan

Sebagian besar rumah atapnya beterbangan

Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum melalui Kasubbag Humas AKP Agus Priyono, S.H. mengungkapkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “ Kami beruntung. Kejadian ini hanya mengakibatkan kerugian material berupa atap seng yang terbang terbawa angin serta beberapa tembok rumah roboh. Tanpa ada korban jiwa baik luka maupun meninggal dunia.” kata Kasubbaghumas. “Namun kejadian ini tetap menjadi kepedulian kita. Salah satu yang kami lakukan adalah turut bergotong royong membantu memperbaiki rumah yang rusak.” lanjutnya.

Naik ke atap untuk pasang seng

Naik ke atap untuk pasang seng

Kasubbaghumas lalu menerangkan bahwa pihaknya menurunkan 1 pleton dalmas untuk membantu perbaikan rumah para korban. “Kami bergotong royong bersama dengan anggota Polsek Mojotengah dan seluruh warga desa untuk memasang atap seng yang pada waktu kejadian berterbangan. Sementara untuk rumah yang mengalami kerusakan berat akan diperbaiki oleh tukang bangunan menggunakan dana bantuan yang ada.” ujarnya.

Kasat Sabhara meninjau rumah yang roboh

Kasat Sabhara meninjau rumah yang roboh

Sementara itu Kapolsek Mojotengah AKP Ismanta, S.H. mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemantauan dan pendataan terhadap korban. “Total Kerugian mencapai 30 juta. Korban yang rumahnya mengalami kerusakan berat yaitu Wage Wardoyo, 48 th yang rumahnya rata dengan tanah. Saat ini korban Wage bersama keluarga masih mengungsi ke rumah kerabatnya. Selain itu ada pula Tumpari (35 th) dan Miskun (28 th) yang sebagian tembok rumahnnya roboh namun masih dapat dihuni.” katanya. “Dan untuk korban lain yang mengalami kerusakan ringan sejumlah 23 rumah, hari ini (31/1) ditargetkan selesai perbaikannya.” lanjut Kapolsek.

Anggota Dalmas membantu memasang seng yang lepas

Anggota Dalmas membantu memasang seng yang lepas

Dihimbau tentang himbauan kepada masyarakat berkaitan dengan antisipasi angina puting beliung, Kapolsek mengatakan bahwa prioritas pertama adalah menyelamatkan nyawa. “Segera cari tempat perlindungan yang aman. Usahakan berpegangan pada benda yang kuat dan tidak tersapu angin” ungkapnya. “Setelah itu segera laporkan kepada pihak yang berwenang untuk penanganan selanjutnya.” tutupnya.

1 Trackbacks & Pingbacks

  1. GVK BIO

Comments are closed.