Polsek Leksono Bekuk Pelaku Penggelapan Motor

Polres Wonosobo– Beberapa waktu yang lalu Polsek Leksono berhasil membekuk tersangka penipuan sepeda motor yang berpura-pura menjadi calon pembeli. Tersangka SNT berhasil dibekuk di rumah istrinya yang terletak di dsn Tawangsari Krasak Selomerto Wonosobo tanpa perlawanan berarti dan langsung dibawa ke mapolsek Leksono untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik polsek Leksono terungkap bahwa ternyata tersangka SNT belum lama ini juga melakukan penggelapan sepeda motor Honda beat no.pol. R-2725-DW di wilayah Batur Banjarnegara dengan modus operandi menyewa ojek.

Ketika itu sdr Solehudin yang sedang mangkal menunggu penumpang didatangi tersangka dengan berpura-pura minta diantarkan di suatu tempat dengan ongkos Rp 50.000,-  sampai di suatu tempat korban Solehudin diajak masuk ke rumah warga dan ngobrol. Dengan dalih akan membeli rokok tersangka SNT ini meminjam sepeda motor beat ini namun ditunggu sampai beberapa jam tersangka tidak muncul juga. Ternyata tuan rumahpun juga tidak mengenal tersangka, dengan begitu korban sadar kalau telah menjadi korban penggelapan oleh tersangka sehingga melaporkan kejadiannya ke polsek Batur Banjarnegara.

Kanit Reskrim polsek Leksono Aiptu Sutrisna ketika dikonfirmasi membenarkan kalau tersangka SNT tersebut juga telah melakukan penggelapan serupa di wilayah Batur Banjarnegara.

“Saat ini saya dan anggota masih terus melakukan penyidikan. Sedangkan pasal yang dilanggar adalah 372 dan atau pasal 378 tentang penggelapan dan penipuan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun,” Kata Sutrisna.

“Kelihatannya melakukan penggelapan dan penipuan sudah menjadi pekerjaan SNT, karena ini bukan kasus pertama,” lanjut Sutrisna.

Kapolsek Leksono Iptu Suwandi ketika diminta konfirmasi juga mengatakan hal senada.

“Iya mas, memang SNT juga melakukan kejahatan di wilayah lain dengan hasil kejahatan sebuah sepeda motor beat no. pol R-2725-DW dan sepeda motor tersebut yang digunakan sebagai sarana melakukan penggelapan di tempat kami sehingga saat ini sepeda motor tersebut digunakan penyidik kami sebagai barang bukti,”