Polsek Watumalang Cek TKP Longsor di Dusun Bedali

Pondasi senderan tanah milik Muslimin, 24 tahun warga Dusun Bedali Desa Kuripan Kecamatan ambrol pada hari Senin kemarin (26/2). Pondasi sepanjang 10 meter dan tinggi 5 meter tersebut ambrol sekira pukul 15.45 WIB akibat curah hujan yang tinggi dan menimpa rumah semi permanen milik salah satu rumah warga yang menjadi korban yaitu Puji Ragil Santoso yang tepat berada dibawahnya.

Menurut keterangan istri korban Yuliati P, 34 tahun, saat kejadian dirinya sedang istirahat dikamar bersama anak yang kecil. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang cukup keras, korban yang kaget langsung bangun untuk mengecek dan melihat longsoran pondasi sudah merusak rumah dan menimpa anak pertamanya Anisa Melia Rositawati, 10 tahun, yang saat itu sedang menonton televisi diruang tengah.

“Wektu niku kulo taseh tilem teng kamar kaleh anake seng alit pak, wonten suara “Brak” kulo kaget pas kulo tingali kulo sumerep longsorane mpun ngrisak omah ngenangi lare kulo seng tasih ningali tivi (Waktu itu saya masih tidur di kamar bersama anak saya yang kecil pak, ada suara “Brak” saya kaget saat saya lihat longsoran sudah merusak rumah dan menimpa anak saya yang sedang melihat televisi)”, terang korban dalam bahasa Jawa.

Anggota Polsek Watumalang yang mendapat informasi dari masyarakat langsung menuju tempat kejadian. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Watumalang Iptu Purwanto, personil polsek melakukan evakuasi.
“Kami langsung meluncur ke tempat kejadian untuk melakukan pengecekan serta memberi pertolongan dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, anak korban hanya mengalami luka ringan dan sudah boleh dibawa pulang dari RSUD Wonosobo”, terang Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek menerangkan untuk pembersihan puing-puing longsoran akan dilaksanakan esok hari bersama dengan warga pada Selasa (27/2) karena cuaca yang tidak memungkinkan. (by.ssg).