Sujud Syukur Penyidik Polsek Kota Polres Wonosobo Saat Hakim Putuskan Hasil Pra Peradilan

Sujud syukur oleh anggota polri

Polres Wonosobo – Ada yang berbeda dari suasana ruang persidangan Pengadilan Negeri Wonosobo, Senin, 29 Mei 2017. Seorang laki – laki nampak langsung bersujud di ruang sidang sesaat setelah Hakim Pra Peradilan membacakan putusan sidang Pra Peradilan. Dia adalah Brigadir Azzimar, penyidik pembantu pada Unit Reskrim Polsek Wonosobo Resor Wonosobo.

“Alhamdulillah, penantian selama 5 kali sidang terbayar tuntas mas. Kami capek harus melayani sidang terus, pekerjaan kasus yang lain jadi kena imbas, pending,” ungkap Brigadir Azzimar.

Sidang tersebut merupakan sidang atas perkara Pra Peradilan Nomor : 1 / Pid.Pra / 2017 / PN.WSB yang diajukan oleh Pemohon atas nama Danik Holifah. Pemohon sendiri merupakan Tersangka dalam perkara tindak pidana Penggelapan yang saat ini sedang ditahan oleh Penyidik.

<

p style=”text-align: left;”>Dalam persidangan tersebut pihak Pemohon diwakili oleh Kuasa Hukumnya, Sri Hadi Fahrudin, S.H. Sedangkan Kapolres Wonosobo cq Kapolsek Wonosobo diwakili oleh Kompol Hartono, S.H.,M.H., Aiptu Joko Siswanto, S.H.,M.H., dan Bripka Ashuri, S.H. Duduk sebagai hakim tunggal yang mengadili perkara pra peradilan, DIAN NUR PRATIWI, S.H, M.H.Li.

“Menyatakan gugatan Pemohon tidak dapat diterima,” demikian yang diucapkan oleh hakim pada saat membacakan putusan pra peradilan. Mendengar putusan tersebut, sontak pengunjung sidang yang didominasi oleh petugas kepolisian, saling bersalaman.

“Putusan hakim pra peradilan cukup menggembirakan bagi kami. Hal ini menjadi bukti bahwa penyidik dan penyidik pembantu yang menangani perkara sudah profesional dan sesuai prosedur,” kata Aiptu Joko Siswanto, S.H., M.H, yang merupakan Kuasa hukum Termohon sekaligus Kanit Reskrim Polsek Wonosobo. (SiBas-Wsb)

2 Trackbacks & Pingbacks

  1. mold removal
  2. Bdsm, dungeon, neko, furry

Comments are closed.