Tim Gabungan Pemkab, Kodim dan Polres Wonosobo Bredeli Nyong Sopo Jal

Dieng News – Tim Gabungan dari Polres Wonosobo, Kodim 0707 Wonosobo, Satpol PP dan Pemkab Wonosobo memasang sejumlah spanduk tak berijin yang ada di seputar kota Wonsobo, Rabu (13/13). Salah satunya adalah spanduk yang sempat menjadi trending perbincangan di dunia maya yaitu “Nyong Sopo Jal”. Spanduk yang menginformasikan berdirinya LSM bernama GAMIS (Gerakan Aliansi Masyarakat Independen Swadaya) ini dinilai liar dan tidak berijin.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Hartoyo menerangkan sikap pemerintah terkait peredaran spanduk yang bernada provokatif sangat tegas, yaitu tidak akan memberikan ijin karena berpotensi mengganggu situasi ketenteraman dan ketertiban umum. “Pemasangan spanduk tersebut juga melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang ketertiban Umum,” terang Hartoyo. “Demi pengamanan operasi spanduk, Hartoyo juga mengaku pihaknya sengaja menggandeng unsur TNI-Polri dari Kodim dan Polres, serta mengajak DPMPTSP sebagai OPD terkait yang menangani perijinan,” lanjutnya.

Sementara itu Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras, S.I.K. melalui Kasatsabhara AKP Agus Priyono, S.H. membenarkan pihaknya melaksanakan pengamanan pencopotan spanduk tersebut. “Untuk menghindari terjadinya gangguan kamtibmas. Karena bukan hanya tidak berijin, adapula spanduk yang bernada provokatif yaitu menghasut masyarakat untuk menolak pembangunan supermarket di depan eks Pabrik Jamur Dieng Jaya,” katanya.

Disinggung mengenai pemasang spanduk-spanduk tersebut, Kasatsabhara menyatakan Tim Gabungan masih melakukan penyelidikan. “Untuk kami dari Polres Wonosobo sendiri masih menunggu adanya laporan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan, baru bisa kami proses sesuai hukum,” pungkasnya.