WARGA DESA ROPOH MINTA MEMBURU BABI HUTAN

Polres Wonosobo Polda Jateng – Hingga berita ini diturunkan, kecemasan dan kekhawatiran warga Desa Ropoh masih terus melekat  sebelum babi hutan yang mengamuk bisa diburu. Akibat kecemasan dan kekhawatiran tersebut, warga tidak leluasa dalam mencari nafkah sebagai petani. Pelajar pun dihantui ketakutan  dalam berangkat ataupun pulang sekolah sehingga amat mengganggu.  Apalagi Suyadi (60) sejak kejadian babi hutan mengamuk hingga kini belum pulang ke rumah dan belum diketahui keberadaannya.

Kapolsek Kepil AKP Surakhman, Jum’at 4/11/2016, melaksanakan patroli ke Desa Ropoh Kecamatan Kepil Wonosobo mendapat keluhan dan permohonan agar Polisi segera melakukan perburuan terhadap babi hutan yang mengganggu. Selama babi hutan belum dibasmi, warga masih diliputi kecemasan. Maka warga meminta Polisi untuk memecahkan masalah masyarakat, warga mengharap Polisi untuk membuat solusi agar masyarakat tidak diliputi rasa ketakutan. 

“Kami akan laporkan terlebih dahulu kepada pimpinan. Karena ini juga berkaitan dengan lingkungan kehidupan babi hutan. Yang jelas, untuk saat ini, prioritasnya adalah melakukan pencarian terhadap Suyadi,” kata Kapolsek. “Sedangkan untuk perburuan, kami akan melakukan koordinasi dengan Polsek Rayon Timur yaitu Kertek, Kalikajar, Sapuran dan Kepil untuk membantu melakukan pencarian sekaligus perburuan,” lanjutnya.

2 Trackbacks & Pingbacks

  1. Pendaftaran CPNS Kemenkumham
  2. Corporate Event Management Company in Hyderabad

Comments are closed.