2019, Wonosobo Targetkan 48.500 Bidang Tanah Bersertifikat

Pada tahun 2019, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Wonosobo menargetkan 48.500 bidang tanah yang belum terdaftar bisa memperoleh sertifikat. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahan BPN Wonosobo, Toto Suparyanto, pada saat sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Balai Desa Mangunrejo Kalikajar yang diikuti lebih dari 50 warga Desa Mangunrejo. Sabtu 2/2

Sebagai salah satu program strategis nasional, dimana targetnya adalah pada tahun 2024, semua tanah di Indonesia telah bersertifikat, maka menurut Kasi Infrastruktur Pertanahan BPN Wonosobo yang sekaligus merupakan Katim IV PTSL 2019 Wonosobo, maka diperlukan dukungan masyarakat guna menyukseskannya. “Untuk wilayah Kalikajar hanya 3 Desa yaitu Lamuk, Kalikajar dan Mangunrejo. Untuk alokasi di desa Mangunrejo sendiri berjumlah 1.569 sertifikat,” katanya. “Jumlah ini sebenarnya masih kurang dari jumlah total bidang tanah yang belum bersertifikat di Mangunrejo yaitu sejumlah 2.179 bidang tanah. Sementara, sampai saat ini hanya ada 377 bidang tanah di Desa Mangunrejo yang telah bersertifikat,” lanjut Toto

“Adapun syarat utama dari program PTSL ini, adalh tnah tersebut belum pernah didaftarkan atau diajukan sertifikat. Bisa jadi pemilik hanya memiliki tanda bukti SPPT maupun letter C,” ungkapnya.

Untuk masalah biaya sendiri, terang Toto, yang jelas jauh lebih murah dibanding jika harus mengurus secara pribadi. “Hal ini dikarenakan ada beberapa biaya yang ditanggung oleh Pemerintah. Karenanya kami minta adanya dukungan aktif dari perangkat desa serta masyarakat untuk menyukseskan program ini,” ujarnya.

“Sedangkan kenapa tanah harus disertifikatkan, alasannya, karena memiliki banyak keuntungan. Diantaranya terciptanya rasa nyaman karena adanya kepastian bukti kepemilikan tanah maupun menghindarkan dari adanya potensi sengketa. Selain itu, tentunya memiliki alasan ekonomis dimana bila sewaktu-waktu membutuhkan modal, maka sertifikat ini bisa digunakan sebagai agunan,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Kades Mangunrejo, Amin Kurnianto menyambut baik adanya program tersebut. “Kami akan berupaya menyukseskan program PTSL ini. Akan segera kami bentuk panitia di tingkat desa guna melakukan pendataan sekaligus membantu petugas dari BPN dalam melaksanakan pengukuran bidang-bidang tanah,” katanya.

Senada dengan yang diungkapkan Kades Mangunrejo, Bhabinkamtibmas Desa Mangunrejo Bripka eko Rahmad yang juga mengikuti kegiatan sosialisasi itu juga menyatakan dukungannya. “Dengan adanya program ini, diharapkan dapat menekan terjadinya sengketa tanah antar warga. Kami dari Kepolisian juga akan ikut serta mengawasi pelaksanaan program ini agar tidak terjadi penyelewengan,” tegasnya.

34 Trackbacks & Pingbacks

  1. sildenafil generic
  2. ed pills gnc
  3. impotence pills
  4. cheap ed pills
  5. chloroquine brand name
  6. cialis 10 mg
  7. online pharmacy
  8. pharmacy online
  9. levitra online pharmacy
  10. levitra online
  11. vardenafil pill
  12. online casino real money no deposit
  13. best online casinos that payout
  14. sildenafil dosage
  15. real money casino
  16. real money casino
  17. quick cash loans
  18. cash loan
  19. loans for bad credit
  20. viagra pills
  21. 5 mg cialis
  22. casino game
  23. casino slot games
  24. online casinos
  25. casino slot
  26. cheap viagra online canadian pharmacy
  27. buy generic viagra
  28. cheap generic viagra
  29. buy cialis online
  30. slot games
  31. Viagra approved
  32. Best viagra alternative
  33. Free viagra sample
  34. Buy viagra overnight delivery

Comments are closed.