Jembatan Penghubung Kecamatan Kaliwiro – Kalibawang Patah

Jumat (8/12), Curah hujan yang tinggi sepanjang sore hari mengakibatkan debit air sungai Cangkring meningkat tajam. Derasnya air menggerus pondasi selatan jembatan, mengakibatkan pondasi jembatan tersebut tidak kuat menahan terjangan air. Pondasi ambrol, besi penahan jembatan  yang menghubungkan Kecamatan Kaliwiro dan Kalibawang tidak kuat dan patah.
Polsek Kaliwiro Polres Wonosobo yang mendapat laporan dari warga, langsung mendatangi tempat kejadian.
” Hujan deras selama tiga jam dan saat itu ketinggian air mencapai 4 meter,¬† pondasi tergerus dan bergeser sehingga jembatan patah,” tutur Hafit (21), saksi kejadian.
Di lokasi kejadian, Kanit Sabhara Polsek Kaliwiro, Aipda Khanifudin menyarankan agar warga tidak melintas jembatan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Untuk sementara, kendaraan roda empat dari Kaliwiro menuju Kalibawang atau sebaliknya diarahkan lewat desa Kalialang, sedangkan kendaraan roda dua bisa melewati jalur alternatif Selomanik-Bonegoro desa Kauman.
Kapolsek Kaliwiro, AKP Mun Sudaryanto di tempat terpisah menghimbau warga agar waspada dan antisipasi terhadap bencana alam.