KAPOLRES MENDATANGKAN INSTRUKTUR UNTUK LATIH ANGGOTA MEMADAMKAN KEBAKARAN

KAPOLRES MENDATANGKAN INSTRUKTUR UNTUK LATIH ANGGOTA MEMADAMKAN KEBAKARAN KAPOLRES MENDATANGKAN INSTRUKTUR UNTUK LATIH ANGGOTA MEMADAMKAN KEBAKARAN

Delapan kasus kebakaran pada bulan September, baik kebakaran rumah maupun hutan di Wilayah kabupaten Wonosobo, angka tersebut cukup besar di tahun 2015 bila dibandingkan dengan bulan-bulan yang lain di tahun yang sama. Hampir setiap kejadian kebakaran Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum. turun kelapangan menggerakkan Anggota Dalmas dan Anggota Polsek yang terdekat, selain membantu memadamkan api juga dilanjutkan evakuasi barang-barang yang masih bisa diamankan serta memberikan pengamanan di lokasi kebakaran.

Kapolres Wonosobo dan kabag Ops polres Wonosobo, mengawasi sambil mendengarkan penjelasan dari instruktur

Kapolres Wonosobo dan kabag Ops polres Wonosobo, mengawasi sambil mendengarkan penjelasan dari instruktur

Dari beberapa kejadian, Kapolres melihat masih banyak kesalahan dalam upaya pemadaman Api. Atas dasar tersebut Kapolres Wonosobo menggandeng UPTD Pemadam Kebakaran kabupaten Wonosobo. Selasa 6/10/15 setelah di laksanakan Apel Bersama Anggota Mapolres Wonosobo dan Polsek Jajaran di Lapangan tenis Polres Wonosobo, pukul 09.00 Wib Kapolres memperkenalkan Instruktur dari UPTD Pemadam Kebakaran Wonosobo sekaligus memberitahukan rencana pelatihan. Sebelum di laksanakan pelatihan Kapolres memerintahkan untuk menyebar luaskan Ilmu yang nanti di dapat dari Instruktur kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Kabag Ops mencoba memadamkan api menggunakan karung goni yang dibasahi

Kabag Ops mencoba memadamkan api menggunakan karung goni yang dibasahi

 “Jangan Panik” kata kuncinya. Ucap Rustam Aji saat memandu latihan. Begitu peralatan pemadam api dikeluarkan, salah satu instruktur menyalakan api di drum. Api di dalam drum semakin besar, dengan cekatan Instruktur mematikan api hanya menggunakan kain goni yang dibasahi, api pun padam.  Bapak Rustam Aji selaku ketua Tim Damkar/Intruktur baru memperkenalkan diri. Dilanjutkan menjelaskan Jenis-jenis alat yang digunakan untuk memadamkan Api, dari APAR ( Alat Pemadam Api Ringan ) yang terdiri dari karung goni yang dibasahi, ranting – ranting basah , Mobil Pemadam Kebakaran hingga peralatan terbaru berupa tabung gas dan tabung serbuk kimia untuk memadamkan api yang dimiliki oleh Unit pemadam kebakaran Kab. Wonosobo.

DSC_0104

Dengan Antusias Para anggota Polres Wonosobo mendengarkan keterangan dari Instruktur

Agar kita tidak salah langkah pada saat terjadi kebakaran yang pertama – tama di perhatikan untuk memadamkan Api adalah yang pertama Cari lokasi Kebakaran (titik Api), kemudian Jenis barang/benda yang terbakar ( api berasal dari kompor gas, aliran listrik , tungku minyak, tungku kayu dan sebab lainnya ) sehingga kita tahu peralatan apa yang akan kita gunakan untuk mematikan,  selanjutnya  baru melangkah memadamkan Api, Salah satu contoh dalam memadamkan api pada saat kebakaran, apabila api berasal dari aliran listrik, langsung kita siram memakai air itu sangat berbahaya, karena kita dapat tersengat listrik  dan pastikan dulu bahwa aliran listrik sudah padam baru dilakukan pemadaman api. Dalam memadamkan api saat terjadi kebakaran, pastikan bahwa api sudah benar – benar padam, sebagaimana semboyan petugas pemadam kebakaran “ Pantang pulang sebelum api padam “. Dalam kesempatan latihan ini lebih di fokuskan pada pemadaman api dengan menggunakan alat – alat sederhana dalam bentuk Apar yang bisa dilakukan oleh siapa saja dalam memadamkan api. Selanjutnya apabila api makin membesar dan sulit dipadamkan agar segera menghubungi Unit Pemadam kebakaran yang ada.

Kapolres mencoba mematikan api dengan serbuk kimia

Kapolres mencoba mematikan api dengan serbuk kimia

Berikut beberapa tips memadamkan api dan bahan-bahan untuk memadamkan api :

  1. Methode penguraian yaitu cara memadamkan dengan memisahkan atau menjauhkan bahan / benda-benda yang dapat terbakar
  2. Methode pendinginan yaitu cara memadamkan kebakaran dengan menurunkan panas atau suhu. Bahan airlah yg paling dominan digunakan dalam menurunkan panas dengan jalan menyemprotkan atau menyiramkan air ketitik api.
  3. Methode Isolasi / lokalisasi yaitu cara pemadaman kebakaran dengan mengurangi kadar / prosentase O2 pada benda-benda yang terbakar.
Mencoba memadamkan Api menggunakan Mobil Pemadam

Mencoba memadamkan Api menggunakan Mobil Pemadam

Setelah mendengar penjelasan, Para peserta pelatihan di minta untuk praktik memadamkan Api, Dimulai dari Kapolres Wonosobo, kabag Ops Para kapolsek dan ada beberapa Bintara juga mempraktekkan cara mematikan api, baik menggunakan alat sederhana ( Karung goni yang dibasahi) , penggunaan tabung serbuk kimia , sampai mencoba menggunakan semprotan air dari mobil pemadam kebakaran.

KAPOLRES MENDATANGKAN INSTRUKTUR UNTUK LATIH ANGGOTA MEMADAMKAN KEBAKARAN

KAPOLRES MENDATANGKAN INSTRUKTUR UNTUK LATIH ANGGOTA MEMADAMKAN KEBAKARAN

3 Trackbacks & Pingbacks

  1. jaaxykeywordtool
  2. GVK BIO
  3. seedboxes

Comments are closed.