Kapolsek Kejajar Ajak Takmir Masjid Tolak Kampanye di Masjid

Polres Wonosobo – Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa tengah sudah memasuki tahapan pengundian nomer urut untuk pasangan calon. Berdasarkan tahapan berikutnya, 15 Februari sampai dengan 23 Juni 2018 memasuki tahapan kampanye. Menyikapi setiap tahapan pemilukada Jateng, Polres Wonosobo selalu memantau dan siap mengamankan setiap tahap yang ada.
Sesuai arahan Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras S.I.K., polsek Kejajar melakukan penggalangan kepada takmir masjid dan masyarakat untuk berikrar menolak masjid dijadikan tempat kampanye. Masjid Ad Da’wah kelurahan Kejajar menjadi sasaran sambang oleh Kapolsek Kejajar AKP Sukirman S.H. bersama anggota. Setelah selesai sholat dhuhur Kapolsek menyempatkan untuk memberikan himbauan kepada jamah maupun takmir masjid agar bersama menolak kampanye di tempat ibadah. Selasa (13/2) siang.

“Mulai Kamis 15 Februari 2018 besok tahapan pilkada sudah memasuki masa kampanye, jangan sampai masjid dijadikan tempat kampanye,” himbau AKP Sukirman S.H.

“Dan apa bila tidak menutup kemungkinan di lingkungan bapak ada kegiatan kampanye politik yang mengarah pada pelanggaran atau menganggu ketertiban umum segera lapor ke kami,” pungkasnya.