PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ POLRES WONOSOBO. POLISI DIAJAK BENAHI DIRI SEBELUM BERTUGAS LAYANI MASYARAKAT

Sambutan Kapolres Wonosobo Sambutan Kapolres Wonosobo

tribratanewswonosobo.com – Polres Wonosobo pagi (Kamis, 12/5) kemarin menggelar kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Mujahidin Mapolres Wonosobo. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Mapolres, Kapolsek, serta seluruh anggota tersebut menghadirkan pembicara Pemilik sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Mubaarok Manggisan Wonosobo, K.H. Nur Hidayatullah.

Kabag Sumda Menyampaikan laporan singkat penyelanggaraan acara

Kabag Sumda Menyampaikan laporan singkat penyelanggaraan acara

Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj kali ini hendaknya dapat meningkatkan keimanan guna mendukung pelaksanaan tugas. “Sesuai dengan tema kali ini bahwa peringatan Isra’ Mi’raj sebagai upaya menanamkan keimanan dan disiplin guna mewujudkan revolusi mental anggota polri. Jadi hendaknya momentum ini dapat dijadikan sebuah pijakan untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik.” kata Kapolres. “Mari bersama-sama kita ikuti tausiyah dari K.H. Nurhidayatullah agar setidaknya kita bisa mendapatkan pencerahan dalam setiap melaksanakan tugas.” lanjutnya.

Tausiyah oleh K.H. Nur Hidayatullah

Tausiyah oleh K.H. Nur Hidayatullah

Sedangkan dalam tausiyahnya, K.H. Nur Hidayatullah menyampaikan bahwa dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, banyak pelajaran yang bisa kita ambil. “Salah satunya adalah sebelum Beliau Nabi melaksanakan Isra’ Mi’raj, terlebih dahulu tubuhnya dibedah oleh malaikat Jibril. Dalam pembedahan itu, dikeluarkan semua penyakit rohani yang ada, hingga akhirnya tubuh Nabi benar-benar bersih dari segala macam penyakit hati.” Ungkapnya. “Hal ini dapat menjadi pelajaran bagi kita, terutama bapak dan ibu polisi ini, bahwa sebelum bertugas, kita harus berbenah dulu. Jangan sampai dalam usaha menertibkan masyarakat, justru malah melakukan pelanggaran atau bahkan kejahatan.” Katanya.

Ketua Bhanyangkari Cabang Wonosobo memberikan santunan kepada anak yatim piatu

Ketua Bhanyangkari Cabang Wonosobo memberikan santunan kepada anak yatim piatu

K.H. Nur Hidayatullah juga menerangkan bahwa setiap profesi mempunyai cara tersendiri dalam beribadah. “Polisi tidak harus selalu beribadah di dalam masjid seperti kyai. Jadinya akan tidak baik saat polisi lain mengamankan unjuk rasa sementara dengan alasan ibadah, seorang anggota polisi malah berdiam di dalam masjid. Sebagai polisi harus mampu membagi antara mana dia beribadah misal dengan berdzikir dan kapan harus beribadah dengan melayani masyarakat.” Katanya. “Semoga tugas apa yang dilakukan oleh anggota polisi polres wonosobo bernilai ibadah di mata Alloh SWT.” Pungkasnya.

Qasidah Gambus Ria oleh Pengurus Bhayangkari Polres Wonosobo

Qasidah Gambus Ria oleh Pengurus Bhayangkari Polres Wonosobo

Sebagai penutup kegiatan, Kapolres Wonosobo dan Ketua Cabang Bhayangkari memberikan santunan kepada lebih dari 40 anak yatim piatu. Kemeriahan penutupan acara juga ditambah dengan tampilnya grup qasidah Gambus Ria yang beranggotakan pengurus Bhayangkari Polres Wonosobo. (R)

4 Trackbacks & Pingbacks

  1. ppdb makassar
  2. Bdsm, dungeon, neko, furry
  3. In vitro pharmacology studies
  4. DMPK

Comments are closed.